Langit Yang Masih Sama, Tapi Cinta Telah Tiada
Pertemuan yang Mengubah Segalanya....... Aku masih ingat hari itu dengan jelas. Suasana ruangan dipenuhi orang-orang yang sibuk berbincang, membahas program kerja organisasi. Di antara keramaian itu, pandanganku jatuh pada seorang perempuan yang duduk tak jauh dariku. Senyumnya sederhana, tapi ada sesuatu dalam sorot matanya yang membuatku terpaku. Saat itu juga, entah mengapa, hatiku berbisik: Aku ingin mengenalnya lebih dekat. Tak ingin membiarkan kesempatan berlalu, aku mulai mencari cara untuk mendekatinya. Awalnya, hanya sekadar basa-basi, bertanya tentang tugas organisasi, lalu berkembang menjadi obrolan-obrolan yang lebih akrab. Hingga akhirnya, perlahan, dia menyambut kehadiranku. Waktu berjalan, dan keberanian yang semula hanya sebatas obrolan akhirnya membawaku ke titik di mana aku mengungkapkan perasaanku. Aku menyukainya—bukan hanya karena parasnya, tapi karena bagaimana dia membawa dirinya, caranya berbicara, caranya melihat dunia. Dan ketika dia menerima perasaanku, dunia...